Toraja Child

Toraja Child Random

11/06/2025

Pamer pacar mulu, kayak bakal dinikahin aja 😂

Tana Toraja– Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tana Toraja, Nopen Kessu, S.Ag., mendesak Kapolda S...
10/06/2025

Tana Toraja– Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tana Toraja, Nopen Kessu, S.Ag., mendesak Kapolda Sulawesi Selatan untuk segera mencopot AKBP Budi Hermawan dari jabatannya sebagai Kapolres Tana Toraja. Desakan ini muncul menyusul polemik yang mencuat seputar pembangunan Musolla di Kelurahan Buntu Burake, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Pembangunan musolla tersebut menuai kontroversi karena didirikan di kawasan Objek Wisata Religi Patung Yesus Memberkati, tepatnya di sekitar portal kedua, tanpa izin mendirikan bangunan (IMB) serta belum mengantongi rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagaimana diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006, Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan FKUB, dan Pendirian Rumah Ibadah.

Dalam Pasal 13 dan 14 Peraturan Menteri tersebut ditegaskan:
“Pendirian rumah ibadah dilakukan atas dasar kebutuhan nyata dan tidak menimbulkan keberatan dari masyarakat setempat, serta harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis bangunan gedung, serta persyaratan khusus berupa daftar nama dan KTP paling sedikit 90 orang pengguna rumah ibadah yang disahkan pejabat setempat, serta rekomendasi tertulis dari FKUB dan kepala kantor departemen agama setempat.”

Ketua GMKI Tana Toraja menilai, keikutsertaan Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan, dalam prosesi peletakan batu pertama pada Minggu, 8 Juni 2025 pembangunan musolla tanpa adanya pemenuhan persyaratan tersebut, merupakan bentuk kelalaian serius terhadap prosedur hukum dan norma sosial masyarakat Toraja.

“Peletakan batu pertama oleh Kapolres adalah bentuk keterlibatan aktif yang tidak bisa dianggap netral. Ini bukan hanya soal ketidakhadiran izin, tapi soal ketidakpekaan terhadap konteks sosial dan religius masyarakat Toraja,” tegas Nopen Kessu dalam pernyataan resminya.

GMKI menganggap tindakan tersebut bukan hanya ceroboh, namun juga berpotensi merusak harmoni antarumat beragama di daerah yang selama ini dikenal sebagai wilayah dengan toleransi tinggi.

Sebelumnya, protes masyarakat Kelurahan Buntu Burake telah menghasilkan lima kesepakatan penting dalam sebuah pertemuan mediasi. Di antaranya: pengakuan dari pihak keluarga bahwa pembangunan tidak disosialisasikan, kesepakatan untuk menghentikan dan membongkar pembangunan, serta desakan agar pemerintah dan kepolisian bersikap lebih bijak dan responsif.

“Kapolres telah melangkahi mekanisme yang berlaku dan justru menambah ketegangan. Karena itu, kami meminta Kapolda Sulsel untuk segera mengambil langkah tegas mencopot beliau dari jabatan Kapolres Tana Toraja,” tutup Nopen Kessu.

GMKI Cabang Tana Toraja menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menahan diri, sembari mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum untuk bertindak adil dan menjunjung tinggi aturan perundang-undangan dalam menyelesaikan persoalan ini.

Sumber : LANSKAPSULAWESI.com

05/06/2025

Bayangin kmu lagi otw masuk surga, tp gajadi gara² lupa bayar utang pulsa darurat 5rb.

01/06/2025

Lagu Untuk Sahabatnya🥺

29/05/2025

Toraja penuh toleransi😇

Saya sedikit menanggapi tentang postingan yang lagi viral ini.  Kalau menurut saya Kaddi ini tidak bermaksud merusak aca...
24/05/2025

Saya sedikit menanggapi tentang postingan yang lagi viral ini. Kalau menurut saya Kaddi ini tidak bermaksud merusak acara tapi karena orang d situ tidak kasih dia kesempatan untuk berbicara. Coba kalo di kasih kesempatan pasti tidak akan marah juga. Kita juga harus mengerti bahwa Kaddi ini anak yang berkebutuhan khusus.
Trus tentang ibu yang memposting kalimat yg d SC ini saya pernah melihat dia, orang sementara ibadah trus dia jalan² di tengah sambil video² demi ngonten🤦‍♂️ nah ibu ini kan normal, tidak seperti Kaddi yang notabene memang berkebutuhan khusus.

23/05/2025

Hidup Adalah Tentang Pilihan, Pilihlah Yang Bahagia.

Salama' Melambi' Keluarga😇🥰

23/05/2025

Ibu Guru asal Tana Toraja ini memiliki cara unik dalam menulis, dimana ibu Guru ini menulis dengan cara yang terbalik😱

Masarruk tonganmo te pa'boko temo lek.
22/05/2025

Masarruk tonganmo te pa'boko temo lek.

Tragedi memilukan terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, ketika dua balita berinisial ZK (1 tahun) dan NJ (2 tahun) dite...
08/05/2025

Tragedi memilukan terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, ketika dua balita berinisial ZK (1 tahun) dan NJ (2 tahun) ditemukan meningg*l dunia akibat kebak*ran yang melanda rumah mereka. Insiden ini terjadi saat ibu mereka, SK (23), diketahui meninggalkan rumah bersama kekasihnya, AD.

Menurut keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Mandonga, Ipda Andry Irwanto, SK meninggalkan empat anaknya di dalam rumah untuk keluar bersama AD membeli makanan. “AD adalah pacar ibu dari para korban. Mereka pergi membeli makanan untuk anak-anak tersebut,” ujar Andry, Rabu (7/5/2025).

Namun, selepas membeli makanan, pasangan tersebut juga sempat membeli bensin. Ketika kembali ke rumah, keduanya mendapati kediaman mereka sudah dipenuhi asap tebal. SK mencoba masuk, namun plafon rumah sudah dalam kondisi terbakar hebat.

Berbagai sumber.

Address

Bahodopi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Toraja Child posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category