Sang Petani Pallet

Sang Petani Pallet Sang Petani Pallet merupakan toko furniture berbahan dasar pallet dengan jenis kayu pinus/jati Belanda yang bertempat di kaki Gunung Manglayang, Bandung.

Memperkenalkan. Sang Petani Pallet Furniture. Menyediakan berbagai macam furniture berbahan dasar kayu pallet dengan jen...
29/01/2018

Memperkenalkan. Sang Petani Pallet Furniture. Menyediakan berbagai macam furniture berbahan dasar kayu pallet dengan jenis kayu pinus/jati Belanda dan Combi. Bisa custom bed pallet, sofa pallet, rak tempel, wallpaper pallet, kitchen set, gerobak, meja, dll. Discount 20% jika hapal Surat yang lebih dari 40 ayat.

Follow instagram dan fanspage untuk tahu perjalanan Sang Petani Pallet dan semua hasil kreasi pallet kami.

Nuhunnzzz gaessss.

02/11/2017

Ceritanya lagi di RSUD. Si Everest rewel dan nggak bisa diem. Z kesel. Z marahin lah, "Wapil kenapa sih rewel terus. Emak teh cape tau. Diem atuh," Wapil itu panggilan Z ke Everest.

Nggak lama kemudian, ada seorang wanita paruh baya ngegendong bayi seusia Everest dan duduk di sebelah Z.

Z tanya, "Siapa yang sakit Bu?"

"Ini," dia nunjuk bayi yang dia gendong.

"Oh sakit apa?"

"Baru operasi, nggak punya lubang a**s,"

Deg!
Kok nyesek ya ngedengernya. Si bayi itu dipasang selang di perutnya buat BAB. Dia udah operasi 5 kali tapi si ususnya belum bisa dimasukkin ke a**s. Ngobrol lebih lanjut, ternyata si bayi itu ibunya udah meninggal pas dia masih berusia 3 bulan. Bapaknya juga jarang pulang. Dan ibu yang mengurus bayi itu adalah nenek si bayi dr pihak ayah. Keluarga dari pihak ibu nggak mengakui anak itu karena dianggap cacat.

Sedih beut kan, anak sekecil itu nanggung beban yang berat beut.

Pulangnya, kita naik grab. Mamah Z nanya si driver orang mana dan punya anak berapa. Katanya dia asli orang Aceh. Anaknya 4. Tapi anak pertamanya meninggal di usia 14 tahun karena sakit. Padahal lagi cantik dan gemes-gemes nya.

Z nyesek lagi. Dua pelajaran sekaligus dalam satu hari.

Langsunglah detik itu Z dekap si Everest, dalam hati Z bilang, "Sok, Wapil. Sok aja nangis yang kenceng. Lebih baik ngedenger kamu nangis kenceng, daripada nggak denger tangisan kamu sama sekali selama-lamanya,"

Address

Bandung

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sang Petani Pallet posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share