21/12/2025
Gaya Investasi dan Tujuan Investasi
Disclaimer dulu.
Saya orang awam, ilmu masih sangat terbatas.
Tulisan ini murni sharing, bukan ajakan dan bukan nasihat keuangan.
Dalam dunia investasi, ada beragam gaya investor.
Ada yang santai, ada yang aktif, ada yang penuh perhitungan, ada juga yang agresif.
Saya pribadi masuk tipe investor santai.
Tujuan saya sederhana: membangun penghasilan dividen dari saham yang saya miliki.
Bagi saya, investasi seharusnya di sesuatu yang:
kita tahu,
paham,
dan bisa dipelajari tanpa ribet.
Karena di dunia investasi, kita sering diiming-imingi keuntungan,
tapi lupa bahwa selalu ada kerugian yang membayangi.
Dan kerugian itu bukan cuma soal uang,
tapi juga waktu, pikiran, dan mental.
Banyak orang masuk saham berharap untung besar,
tapi malah:
nyangkut,
panik,
atau habis modal.
Ada juga yang terlalu percaya diri, merasa sudah paham,
padahal salah langkah.
Dari situlah muncul takut, trauma, dan akhirnya meninggalkan investasi.
Bagi saya, investasi bukan soal siapa paling cepat kaya,
tapi siapa yang bisa bertahan paling lama dalam kekayaan itu.
Dan musuh terbesar investor sebenarnya bukan market.
Musuh terberatnya adalah diri sendiri:
melawan nafsu yang sering bertolak belakang dengan realita.
Langkah menurut saya saat memulai investasi:
1️⃣ Tentukan tujuan investasi
2️⃣ Sesuaikan dengan kemampuan
3️⃣ Pilih strategi terbaik
4️⃣ Terakhir, konsisten
Inilah pilihan pribadi saya:
1. Tujuan Investasi
Saat ini umur saya 28 tahun.
Target saya, di usia 35–40 tahun, bisa mencapai kebebasan finansial.
Target sederhana:
Penghasilan dividen ± 80–120 juta per tahun
Rumah dan kendaraan sudah ada
Hidup slow living, punya waktu bebas
Fokus keluarga: istri dan anak
Kalau usaha, hanya untuk mengisi waktu, bukan keharusan
2. Kemampuan
Saat ini saya bekerja di Jepang bersama istri.
Kemampuan menabung saham sekitar 10–20 juta per bulan.
Untuk sekarang, saya fokus di BBRI.
Per bulan bisa dapat ± 25–50 lot (2.500–5.000 lembar).
Karena tidak punya waktu memantau market secara intens,
saya memilih cara sederhana: ambil harga di bawah rata-rata.
3. Strategi
Saya sadar:
tidak jago analisis market,
tidak punya banyak waktu,
dan tidak mau ribet.
Strategi saya:
pilih saham yang stabil, relatif aman,
dividen rutin,
dan cocok untuk jangka 5–10 tahun.
Saya asumsikan harga wajar BBRI di kisaran 4.100–4.500.
Saat ini di 3.750, artinya masih di bawah nilai wajar.
Kalau nanti naik drastis, saya tahan dulu.
Tunggu momen yang masuk akal.
Saya tidak terlalu peduli:
harga harian,
dividen lebih kecil dari saham lain,
atau cuan yang kelihatan kecil.
Karena saya tahu, hasilnya bukan hari ini,
tapi 5–10 tahun ke depan.
4. Konsisten
Sekali lagi, musuh terbesar investor adalah dirinya sendiri.
Ada yang jatuh karena serakah.
Ada yang mundur karena kalah.
Ada yang tinggi hati karena untung besar.
Saya memilih:
menabung rutin sesuai kemampuan
ambil harga wajar
fokus di satu saham
fokus compounding
Prinsip saya sederhana:
jangan tergiur cara orang lain hanya karena terlihat lebih beruntung.
Pastikan investasi itu:
nyaman, aman, tenang, dan hasilnya masuk akal.