Ana Homeware

Ana Homeware Tanya atau order : Kirim pesan ke page ini atau WA ke 081357569019. Menjual aneka perlengkapan rumah tangga

23/11/2023
Tujuh Konsep Hidup Bahagia1. Belajar Islam yang benar dan amalkan2. Berusaha sebaik mungkin dan banyak berdoa3. Inginkan...
25/08/2021

Tujuh Konsep Hidup Bahagia
1. Belajar Islam yang benar dan amalkan
2. Berusaha sebaik mungkin dan banyak berdoa
3. Inginkan dan berikan kebaikan kepada orang lain
4. Maafkan semua orang
5. Rela kepada semua takdir Allah, dan cintai Dia
6. Basahi lisan dengan dzikir
7. Ingat nikmat-nikmat-Nya, dan syukuri
✍ Al-Ustadz Dr. Musyaffa' Ad-Dariny Lc, MA Hafizhahullah

27/06/2020

3 PERBUATAN INDAH
Dalam Al Qur’an, Allah menyebutkan tiga perbuatan yang disifati indah.
- Shobrun Jamil : artinya Sabar yang indah.
- Hajrun Jamil : artinya meninggalkan yang indah.
- Shofhun Jamil : artinya memaafkan yang indah.
Sabar yang indah adalah sabar yang tidak disertai keluh kesah..
Hajr yang indah adalah meninggalkan gangguan orang lain kepada kita tanpa menyakiti hati..
Dan maaf yang indah adalah memaafkan orang lain tanpa disertai kesal dan caci maki..
[ Bada’iul Fawaid karya Ibnul Qoyyim ]
Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

*Perilaku Anak adalah Cerminan dari Perilaku Orang Tua*_Ayah bunda bisa buktikan sendiri. Perilaku anak adalah cerminan ...
20/06/2020

*Perilaku Anak adalah Cerminan dari Perilaku Orang Tua*

_Ayah bunda bisa buktikan sendiri. Perilaku anak adalah cerminan dari perilaku orang tua._


*Anak bisa meniru hal apa pun dari orang tua*

_Ayah bunda yang segera mengerjakan shalat lima waktu pada awal waktu, anak pasti akan tepat waktu p**a._

*Seorang ayah yang mengajak putranya untuk shalat berjamaah dan berdiri bersama anak dalam shaf, pasti anak semangat p**a berjamaah ke masjid.*

_Bunda yang benar-benar menutup aurat dengan pakaian syari, putrinya akan mudah meniru pakaian bundanya sendiri._

*Bunda yang berpenampilan syari ketika di luar rumah, termasuk p**a dalam hal dandanan, tidak tabarruj (dandan menor), pasti akan ditiru oleh anak.*

_Ayah bunda yang berusaha tahan emosi, tidak cepat marah, anak pasti juga demikian._

*Ayah bunda yang saling bekerjasama–misal dalam hal bersih-bersih rumah–, anak pun akan cepat meniru*.

_Ayah bunda yang bersikap tidak boros atau berbelanja seperlunya, pasti anak akan meniru demikian._

*Ayah bunda yang tidak sampai bertengkar secara fisik di depan anak, pasti anak tidak akan menunjukkan kekuatan fisiknya di hadapan saudara atau temannya.*

_Ayah bunda yang s**a bergaul (bersosialisasi) akan membawa pengaruh juga pada anak._

*Ayah bunda yang gemar baca dan menelaah juga akan berpengaruh pada anak*.

_Ayah bunda yang ramah dapat memberikan contoh bagi anak untuk melakukan tindakan yang sama_.

*Ayah bunda yang tak bosan mengucapkan terima kasih (syukron, jazakumullah khoiron) pada orang lain yang berbuat baik, anak pun akan meniru hal yang sama.*

_Hal yang simpel dalam hal meminta maaf kalau salah, dan mengucapkan salam ketika masuk rumah, sampai rajin membuang sampah, anak mesti akan meniru hal yang sama._

*Walaupun selain dari orang tua, anak juga mendapat pengaruh dari yang lain*

_Apa yang dilihat anak dapat menjadi dasar anak untuk bertingkah laku. Walaupun pada dasarnya pembentukan tingkah laku adalah hasil dari proses yang rumit, yaitu di antaranya terbentuk dari asal biologis_

*lingkungan yang bukan hanya lingkungan keluarga.*

_perilaku yang mereka lihat tidak hanya dari tingkah laku orangtua, namun apa yang mereka tonton, teman-teman mereka, dan guru mereka di sekolah_.

*Ayah bunda, jadilah lebih baik dari saat ini*

_Harusnya dengan adanya anak, ayah bunda semakin termotivasi menjadi lebih baik. Karena kita sebagai orang tua adalah contoh terdekat bagi anak-anak kita. Itulah kenapa Sa’id bin Al-Musayyib rahimahullah mengatakan pada anaknya,_

لَأَزِيْدَنَّ فِي صَلاَتِي مِنْ أَجْلِكَ رَجَاءً أَنْ أُحْفَظَ فِيْكَ

_“Wahai anakku, aku selalu memperbanyak shalatku dengan tujuan supaya Allah selalu menjagamu.”_ (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1:467)

*Semoga Allah menganugerahkan pada anak kita qurrota a’yun, anak-anak yang saleh dan salehah yang menjadi penyejuk mata.*

*Baca juga*: Anak akan Selalu Mencontoh Perbuatan Orang Tuanya (Rumaysho. Com)


Catatan dari Muhammad Abduh Tuasikal

17/06/2020

*Tular Buruk.*

Bermula dari ga' enakan
lama-lama keterusan.
Lalu mulai menikmati,
hingga jadi kebiasaan.

Begitulah agama seseorang berpengaruh dengan sebab kawan se-pergaulan.
Baik maupun buruknya.

Namun seperti juga buah, yang busuk lebih mudah menularkan kepada kump**an lainnya.

ﺳُﻮْﺀُ ﺍﻟﺨُﻠُﻖِ ﻳُﻌْﺪِﻱ

Akhlak buruk itu menular

Waspada. Apalagi era sosial media. Walau jasad tak berjumpa, tapi daya tular bisa lebih segera.
Pilih pilah lagi.
____________

*sahabatilmu

10/06/2020

*Kunci sukses menjadi kaya raya di saat krisis ekonomi.*

Usaha anda sedang seret?

Atau anda sedang meratapi nasib terkena PHK?

Anda sedang bingung mengatur kantong kanan dan kantong kiri anda, karena kantong anda mulai kering?

Anda mulai mengawatirkan hari esok anda, mau makan apa? bagaimana biaya sekolah anak anda? bagaimana membayar uang kontrakan anda? bagaimana membayar cicilan kendaraan anda?

Kawan! Coba sesaat anda duduk merenungkan apa yang sedang berkecamuk di akal pikiran anda.

Allah Ta'ala membekali anda dengan akal pikiran, dua tangan, dua kaki, dan lainnya.

Mengapa anda mengawatirkan hari esok anda, sedangkan burung yang tidak berakal pikiran, dan tidak pernah menyimpan makanan, setiap pagi riang gembira berkicau merdu, dan di setiap sore kembali berkicau dengan begitu merdu.

Usaha keras dan dengan penuh percaya diri akan jatah rejeki Allah untuk dirinya, selalu berhasil dibuktikan oleh burung. Akankah anda kalah dibanding burung yang tidak pernah merasa krisis?

Kawan, Allah Ta'ala menjamin jatah rejeki semua burung, mungkinkah Allah Ta'ala menciptakan anda tanpa jatrah rejeki?

Camkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ ، تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً

”Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah memberi rizki kepda kalian sebagaimana Allah memberi rizki kepada burung . Burung pergi dari sarangnya pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali ke sarangnya di sore hari dalam keadaan kenyang.” (Ahmad, Tirmidzi, dan Al Hakim. Dinyatakan sebagai hadits shohih oleh Syaikh Al Albani )

Buang jauh jauh galau dan kekawatiran akan hari esok, dan gantikan dengan optimisme dan kerja keras, niscaya pintu sukses masih terbuka lebar untuk anda.

Semoga anda segera menemukan pintu sukses anda di dunia sebelum pintu sukses di akhirat kelak, amiin.

https://www.facebook.com/405218379559341/posts/3002492399831913/

JANGAN SEDEKAH SEPERTI INI LG YAA... 😌Ilustrasi 1"Puasa ini, kita ngadain santunan dhuafa rada beda dgn santunan bulan b...
16/05/2020

JANGAN SEDEKAH SEPERTI INI LG YAA... 😌

Ilustrasi 1

"Puasa ini, kita ngadain santunan dhuafa rada beda dgn santunan bulan bulan biasa. Isi paket yg dibagiin mukena atau sajadah, kue lebaran, jilbab atau baju koko, " usul seseorang

"Di tanah abang banyak tuh mukena mukena parasut gitu, muraaah banget. 25 ribu juga ada. Beli itu aja. Buat dibagi bagiin ini..." jawab si A

"Kue lebaran di jalan ciledug deket giant juga banyak. ada nastar, sagu keju, kastengel, 1 toples gede hanya 25 ribu. Belum pernah nyobain sih rasanya kayak apa kok bisa murah gitu yaa. Nggak apalah, buat dikasih kasihin ini," jawab yang lain.

💦💦💦
Ilustrasi 2

"Nitip 100ribu ya mba, ikut sedekah nasi bungkus. Bikinin 20 bungkus," kata si A

"Maaf mba, kami domisili di Bintaro. Nasi bungkus 5000? bingung kami mba isinya apa. Kami biasa sebungkus harga 14ribu sampai 20ribu. Seringnya sih 18ribu sebungkus. Nasi padang pake ayam, sayur, sambel. Atau 17 ribu nasi kotak isi ayam bakar, tahu, tempe, lalapan, sambel" Jawab si B

"Bisa kok mba 5000. Pake tahu, tempe, sayur bening labu misalnya, banyakin aja kuahnya, buat dibagi bagiin ini," argue si A

💦💦💦
Cerita diatas hanyalah ilustrasi, tapi terinspirasi dari kisah nyata.

Betapa banyak sedekah asal asalan, barang paling murah, kualitas paling jelek, rasa paling ngasal, dengan alasan "buat di bagi bagiin ini"

Memberi yg baik, menghargai sang penerima sedekah, sama nilainya dgn menghargai diri sendiri

Sedekah mukena diterima, tapi nggak dipake karena bahannya gerah, kalo dipake panas banget bikin nggak konsen sholat, menerawang, terlalu tipis... lantas adakah keberkahan bagi sang pemberi jika sedekahnya tak membawa guna?

Kue lebaran diterima, dimakan, tapi di lepeh karena hanya rasa tepung aja...lalu sisanya teronggok sampai menjamur, akhirnya dibuang buang juga, lantas adakah keberkahan bagi sang pemberi jika sedekahnya tak membawa makna?

Nasi bungkus hanya berisi tahu, tempe, sayur bening dgn kuah yg banyak. Gak ada istimewanya dibanding yg biasa dimakan sehari hari oleh di penerima,
Bukankah lebih elok memberi makan menu yg istimewa, yg membawa binar bahagia bagi si penerima?

Sedekah itu bebas

Semampunya

Tapi sebaik baik sedekah adalah yang kita pun menginginkannya.

Jangan menyedekahkan sesuatu yg kita aja nggak sudi memakainya, jangan menyedekahkan makanan yang kita pun sama sekali nggak berselera memakannya...

Kualitas sedekah kita..mencerminkan kualitas hati kita

Kualitas sedekah kita mencerminkan level ketaatan kita pada *Yang Maha kaya*



13/05/2020

Address

Banjarbaru
70714

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ana Homeware posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share