Bekasi Raya Putra

Bekasi Raya Putra GENERAL CONTRACTOR

SATKOMINFOSIBER
18/05/2023

SATKOMINFOSIBER

05/03/2023

Definisi yang membedakan Kontraktor dan Konstruksi http://www.blog.bekasirayaputra.co.id/2023/03/definisi-yang-membedakan-kontraktor-dan.html

Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari apa sebenarnya Pengertian Kontraktor dan Konstruksi. Ini merupakan sebuah kata yang sangat berkaitan dengan sebuah pembangunan suatu rumah, sekolah dan beberapa jenis bangunan lainnya. Anda mungkin belum mengetahui secara rinci mengenai dua hal ini, nah hari ini Anda akan mengetahuinya.

Pengertian kontraktor dan konstruksi perlu kita pahami secara benar jika kita ingin menjadi seorang yang berkerja dibidang bangun sebuah bangunan. Dan keduanya merupakan suatu hal yang berkaitan didalam implementasinya. Sehingga dapat mencapai suatu tujuan dalam membangun suatu bangunan.

Kontraktor dan konstruksi bisa kita ibaratkan seperti paku dan palu yang saling membutuhkan sehingga keduanya tidak bisa dipisahkan dalam implementasinya.

Definisi Kontraktor

Pengertian kontraktor secara umum adalah sebuah badan/lembaga/orang yang mengupayakan atau melakukan aktifitas pengadaan. Baik itu berupa barang ataaupun jasa yang dibayar dengan nilai kontrak yang telah disepakati. Perlu Anda pahami bahwa Jasa kontraktor sipil sendiri adalah jasa yang berupa pengadaan barang dan jasa yang berhubungan dengan pekerjaan sipil, dapat berupa jalan, bangunan, konstruksi jembatan dan yang lainnya.

Mengenai makna dari kontraktor disini merupakan sinonim dengan kata Pemborong, arti lain Kontraktor berasal dari kata kontrak yang berarti surat perjanjian atau kesepakatan kontrak dapat juga berarti sewa, jadi kontraktor dapat disamakan dengan orang atau suatu badan hukum atau badan usaha yang di kontrak atau di sewa untuk menjalankan proyek pekerjaan berdasarkan isi kontrak yang dimenangkannya dari pihak pemilik proyek.

Definisi Konstruksi Bangunan

Disini Konstruksi Bangunan terdiri dari 2 suku kata yakni konstruksi(construction) yang berarti membangun, dan bangunan yang mempunyai makna suatu benda yang dibangun atau didirikan untuk kepentingan manusia dengan biaya dan waktu yang telah di tentukan. Jadi dapat kita artikean bahwa konstruksi bangunan merupakan suatu cara atau teknik membuat/mendirikan bangunan agar memenuhi syarat kuat, awet, indah, fungsional dan ekonomis.

Di kehidupan sehari-hari kata konstruksi banyak orang yang menyamakannya dengan kata struktur seperti struktur kayu dengan konstruksi kayu, struktur baja dengan konstruksi baja, dan yang lainya. Mengenai kata struktur sendiri yang berarti susunan dari beberapa elemen, yang membentuk suatu kesatuan yang utuh.

Peranan Kontraktor dalam Proyek konstruksi

Dalam garis besar dua kata ini tidak mungkin dapat di pisahkan dalam suatu proyek pembangunan di manapun kapanpun juga. Jika kita mengenal kontraktor merupakan orang atau lembaga yang melaksanakan suatu pekerjaan untuk pembangunan sesuai dengan perjanjian dengan pihak terkait. Maka konstruksi disini adalah sebuah benda yang di buat atau di kerjakan dalam beberapa tahapan sesuai dengan kontrak yang telah di setujui bersama.

Anda sebagai orang yang ingin membangun rumah misalnya, maka tentu Anda akan membutuhkan keduanya. Sebab dua hal tersbut tidak dapat di pisahkan, jika tidak ada kontraktor maka tidak akan ada juga konstruksi. Dan begitupun sebaliknya jika hanya ada konstruksi tanpa adanya kontraktor maka hal itu bukan sebuah proyek yang utuh.

Ada banyak orang yang mengutarakan pendapat tentang Pengertian Kontraktor dan Konstruksi di dunia ini. Namun, secara umum Anda tentu juga akan dapat menyimpulkan bahwa kedua kata itu adalah kata yang berkaitan dengan pembangunan suatu proyek, baik itu proyek perhotelan, proyek masjid dan beberapa proyek lainnya.

Dengan kata lain kita akan dapat melihat kontraktor dan konstruksi secara langsung dalam sebuah proyek pembangunan. Seorang kontraktor adalah orang yang memegang kendali bagaimana proyek itu akan di laksanakan. Jadi jika ingin membangun sebuah bangunan tanpa harus ribet memikirkan ini dan itu Anda dapat menghubungi seorang kontraktor dan semua masalah Anda akan selesai. Semua dapat Anda serahkan pada seorang kontraktor.

14/04/2022

ILMU JEMBATAN http://www.blog.bekasirayaputra.co.id/2022/04/ilmu-jembatan.html

Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk melewatkan lalu lintas yang terputus pada kedua ujungnya akibat adanya hambatan berupa: sungai / lintasan air, lembah, jalan / jalan kereta api yang menyilang dibawahnya. Struktur bawah jembatan adalah pondasi. Suatu sistem pondasi harus dihitung untuk menjamin keamanan, kestabilan bangunan diatasnya, tidak boleh terjadi penurunan sebagian atau seluruhnya melebihi batas-batas yang diijinkan.

5 Prinsip Pemilihan Konstruksi Jembatan

Konstruksi Sederhana (bisa dikerjakan masyarakat)

Harga Murah (manfaatkan material lokal)

Kuat & Tahan Lama (mampu menerima beban lalin)

Perawatan Mudah & Murah (bisa dilakukan masy)

Stabil & Mampu Menahan Gerusan Air

Hal Yang Harus Diperhitungkan Dalam Pembuatan Pondasi

Berat bangunan yang harus dipikul pondasi berikut beban-beban hidup, mati serta beban-beban lain dan beban- beban yang diakibatkan gaya-gaya eksternal

Jenis tanah dan daya dukung tanah

Bahan pondasi yang tersedia atau mudah diperoleh di tempat

Alat dan tenaga kerja yang tersedia

Lokasi dan lingkungan tempat pekerjaan

Waktu dan biaya pekerjaan

Pemilihan Letak Jembatan

Pilih Bentang Terpendek

Hindari Lokasi Belokan Sungai

Hindari Tinggi Abutment yang Tinggi

Bangunan Pelengkap Jembatan

1. Sayap Jembatan

Fungsi : Menahan tebing sungai dan pangkal jembatan

2. Krib

Fungsi : Mengarahkan & mengurangi hantaman air pada sayap & pangkal jembatan yang terletak di belokan sungai.

3. Oprit

Fungsi : Jalan masuk ke Jembatan & Tanjakan maksimum 12%

Jenis Konstruksi & Batasan Jembatan yang “Biasa” didalam teknik sipil :

Berat bangunan yang harus dipikul pondasi berikut beban-beban hidup, mati serta beban-beban lain dan beban- beban yang diakibatkan gaya-gaya eksternal

Jenis tanah dan daya dukung tanah

Bahan pondasi yang tersedia atau mudah diperoleh di tempat

Alat dan tenaga kerja yang tersedia

Lokasi dan lingkungan tempat pekerjaan

Waktu dan biaya pekerjaan

Catatan : Jembatan dengan jenis konstruksi khusus & panjang bentang diluar keempat jenis diatas, perlu persetujuan dari KMT.

Ada beberapa tipe konstruksi jembatan yaitu :

1. Jembatan Gelagar Besi Lantai Kayu

Kelebihan

Harga Murah (jika ada kayu di desa setempat)

Konstruksi Sederhana

Kekuatan Gelagar (besi) Terjamin

Perawatan Mudah & Murah

Gelagar Besi Awet (jika terlindung dari karat)

Kekurangan :

Kayu Lantai Sering Lapuk (apalagi kualitas kayu rendah)

Kenyamanan Lalu Lintas Kurang

2. Jembatan Beton Bertulang

Kelebihan :

Awet (tidak mengenal istilah lapuk seperti kayu)

“Relatif” Tidak Perlu Perawatan

Nyaman bagi Lalu Lintas

Harga murah jika dikaitkan dengan umur pakai/manfaat yang panjang karena kualitas baik

Kekurangan :

Harga Mahal jika kualitas jelek shg umur pakai pendek

Konstruksi Lebih Rumit

Perlu Pengawasan Ketat untuk Menjamin Kualitas Beton

Pondasi Perlu Lebih Kuat (beban konstruksi lebih berat)

Lebih Sulit dalam Perbaikan, jika ada kerusakan

Kesalahan dalam “pengecoran” Sulit Diperbaiki

3. Jembatan Gantung

Kelebihan :

Bentang Cukup Panjang

Harga Murah

Konstruksi Sederhana

Pelaksanaan Mudah

Kabel Baja “Awet”

Tidak Ada Pekerjaan “Pondasi di Air atau Pilar”

Kekurangan :

Kayu Lantai Mudah Lapuk (apalagi jika kualitas kayu rendah)

Hanya bisa untuk Kend Roda 2 (untuk bisa kend roda 4 harus ada perhitungan yang rumit)

Kurang Nyaman (kondisi yang bergoyang)

4. Jembatan Gelagar & Lantai Kayu

Kelebihan :

Harga Murah (apalagi jika ada kayu di desa setempat)

Konstruksi Sederhana

Pelaksanaan Mudah

Pemeliharaan Cukup Mudah

Kekurangan :

Kayu Kurang Awet atau Mudah Lapuk (apalagi jika kualitas kayu rendah)

Sedikit Kurang Nyaman bagi Lalulintas

Jenis Pondasi Jembatan

3 Jenis Pondasi Jembatan yang ada didalam teknik sipil :

1. Pondasi Langsung

Bahan pasangan batu kali atau beton bertulang

Cocok untuk jenis tanah yang sedang hingga keras

2. Pondasi Pancang

Bahan tiang dari beton bertulang atau kayu

Cocok untuk jenis tanah yang lunak

3. Pondasi Sumuran

Bahan dari adukan beton

Cocok untuk jenis tanah berpasir dimana tanah keras agak dalam

Penjangkaran Tanah (Ground Anchor)

Metode pemboran ini dilakukan di dalam tanah pondasi yang baik terdiri dari lapisan berpasir, lapisan kerikil, lapisan berbutir halus ataupun batuan yang lapuk, serta suatu bagian yang menahan gaya tarik seperti campuran semen dengan kabel baja atau semen dengan batang baja dimasukkan ke dalam lubang hasil pemboran tersebut, kemudian disertai suatu gaya tarik setelahnya untuk memperkuat konstruksinya.

1. Tipe Jangkar

Penjengkaran dengan tahanan geser

Penjangkaran dengan plat pemikul

Penjangkaran gabungan

2. Metode Penjangkaran

Metode penjangkaran dengan grouting

Metode penjangkaran dengan lubang bertekanan (jangkar PS)

Metode penjangkaran dengan penekanan (jangkar baji)

Metode penjangkaran plat

Metode jangkar UAC

3. Metode Penjangkaran Prategang Pratekan dengan Grouting

Tiga Bagian Penting Penjangka- Anchorage- Free stressing (unbonded) length- Bond length

Grouting

Material Tendon

Spacers & Centralizers

Toleransi

1. Denah

Abutmen atau pilar (diukur dari garis perletakan) 2.0 cm

Baut angker bila telah digrouting 0.5 cm

2. Posisi akhir pusat ke pusat perletakan

Panjang bentang 1.0 cm

Jarak melintang dari perletakan – perletakan 0.5 cm pada tiap abutmet atau pilar

3. Elevasi Permukaan

Permukaan abutment atau pilar + 2.0 cm

Permukaan atas balok landasan balok + 0.5 cm

4. Penahan Horizontal

Titik pusat perletakan sampai ke permukaan dinding 0 + 0.5 cm

5. Perletakan

Elevasi / Permukaan + 0.5 cm

Lokasi 2.0 cm

REFERENSI

1. Jenis Jembatan dan pembebanan

2. Perilaku dan sistem Struktur Rangka Baja

3. Perencanaan Struktur Jembatan Rangka Baja

4. Gambar Standart Jembatan Rangka Baja

14/04/2022

APA ITU TEKNIK SIPIL ? http://www.blog.bekasirayaputra.co.id/2022/04/apa-itu-teknik-sipil.html

Teknik Sipil adalah bidang studi ilmu terapan yang mempelajari teknik rancang bangun, pemeliharaan serta perbaikan bangunan. Bangunan yang dimaksud meliputi bangunan gedung bertingkat, bangunan air seperti waduk, bendungan, termasuk irigasi hingga bangunan lepas pantai, juga termasuk infrastuktur transportasi seperti jalan, jembatan bahkan bandara.

Lulusan sarjana Teknik Sipil biasanya dikenal masyarakat luas sebagai insinyur Sipil. Seorang Sarjana Teknik Sipil nantinya akan bertugas di tahap pertama membuat rancangan struktur bangunan secara lengkap agar dapat dijadikan acuan bagi pihak pelaksana (kontraktor) dilapangan.

Pada tahap kedua yang disebut tahap pembangunan atau konstruksi, seorang Sarjana Sipil bertugas mengawasi pelaksanaan pembangunan konstruksi bangunan sipil tersebut. Pada Sarjana Teknik Sipil bekerjasama dan berkoordinasi dengan tenaga ahli di bidang lain dan berbagai pihak yang berkepentingan.

Pada Tahap Lanjut, seorang ahli Teknik Sipil juga bertanggung jawab terhadap pemeliharaan dan perbaikan konstruksi yang telah dibangun. Maka Sarjana Teknik Sipil harus dapat merencanakan dan melakukan perbaikan terhadap kerusakan struktur yang terjadi.

Pada prinsipnya ilmu yang akan diperdalam pada program studi Teknik Sipil ini adalah ilmu fisika, ilmu matematika, dan ilmu mekanika. Dalam perencanaan/mendesain nantinya akan diajarkan prinsip analisa yang dihitung secara manual (menggunakan kalkulator) ataupun dengan bantuan perangkat lunak (software) untuk membantu proses perhitungan. Dalam struktur kurikulumnya Sarjana Teknik Sipil akan ditempa sekitar 4 tahun dengan berbagai matakuliah yang berjumlah total 147 SKS. Matakuliah keahlian Teknik Sipil berisi ilmu-ilmu teknis untuk keperluan merancang, membangun dan memelihara struktur bangunan serta ilmu managemen konstruksi. Agar dilapangan nanti Sarjana Sipil dapat bekerja secara efisiektif dan efisien.

05/04/2022

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil http://www.blog.bekasirayaputra.co.id/2022/04/statistika-rumus-desil-dan-rumus.html

Kalau elo sudah membaca materi sebelumnya, yaitu kuartil, mungkin elo tahu apa itu desil dan persentil. Keduanya termasuk ke dalam materi statistika, khususnya pada penyebaran data.

Kuartil, desil, dan persentil pada dasarnya memiliki konsep yang sama, yaitu membagi data menjadi beberapa bagian. Kuartil membagi data menjadi empat bagian, desil membagi data menjadi sepuluh bagian, dan persentil membagi data menjadi seratus bagian.

Buat apa sih kita bahas desil dan persentil? Pastinya untuk melengkapi pengetahuan elo tentang statistika, d**g. Soal-soal statistika yang kayak gini juga mungkin bakal keluar di Tes Potensi Skolastik (TPS), pas banget buat elo yang ingin ikut UTBK.

Masa menguasai materi setengah-setengah sih, harus lengkap, d**g! Iya, nggak? Makanya langsung aja yuk ke pembahasan rumus mencari desil dan menghitung persentil.

Apa yang Dimaksud Desil dan Persentil?

Desil (decile) adalah istilah dalam statistika untuk yang membagi kelompok data menjadi sepuluh bagian yang sama rata.

Pada desil, terdapat sembilan nilai desil yang membagi data menjadi sepuluh bagian yang sama. Setiap bagian mewakili 1/10 atau 10% dari kelompok data. Desil ke-5 atau D5 adalah median dari kump**an data yang dibagi oleh desil.

Kemudian, persentil tidak jauh berbeda dengan desil, guys. Persentil adalah istilah dalam statistika untuk yang membagi kelompok data menjadi seratus bagian yang sama rata.

Jadi, terdapat 99 nilai persentil yang membagi data menjadi seratus bagian. Persentil biasa dilambangkan dengan huruf P.

Apa sih sebenarnya perbedaan keduanya? Kok kayaknya sama-sama membagi data.

Seperti yang sudah diterangkan di atas, perbedaan keduanya adalah desil membagi data menjadi sepuluh bagian, sedangkan persentil membagi data menjadi seratus bagian.

Pembagian datanya aja beda, makanya nanti rumus mencari desil dan persentil juga akan sedikit berbeda.

Rumus Desil

Sobat Zenius, rumus desil itu bisa digunakan baik pada data tunggal, maupun data kelompok. Namun, rumus yang dipakai sedikit berbeda. Berikut adalah rumus-rumusnya, ya.

Rumus Desil Data Tunggal

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 121

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 122 = desil ke-i

n = banyaknya data

Rumus Desil Data Kelompok

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 123

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 122 = desil ke-i

Tb = tepi bawah kelas desil

p = panjang kelas

n = banyak data

fk = jumlah frekuensi kumulatif sebelum kelas desil

fi = frekuensi kelas desil

Dalam rumus mencari desil perbedaannya hanya di data tunggal atau kelompok. Meski begitu, rumus desil data tunggal dan rumus desil data kelompok sangat berbeda dari segi penghitungannya.

Rumus Persentil

Sama seperti rumus desil tadi, rumus persentil juga bisa digunakan baik pada data tunggal, maupun data kelompok.

Namun, rumus yang dipakai sedikit berbeda, ya. Berikut adalah rumus-rumusnya:

Rumus Persentil Data Tunggal

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 125

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 126 = persentil ke-i

n = banyaknya data

Rumus Persentil Data Kelompok

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 127

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 126 = persentil ke-i

Tb = tepi bawah kelas desil

p = panjang kelas

n = banyak data

fk = jumlah frekuensi kumulatif sebelum kelas desil

fi = frekuensi kelas desil

Sobat Zenius, setelah mengetahui rumus mencari desil dan persentil, bagaimana kalau kita coba aplikasikan pada contoh soal?

Dengan berlatih soal, elo akan lebih mudah memahami rumus, lho. Perlu diingat jika ada perbedaan antara rumus untuk data tunggal dan rumus pada data kelompok, ya. Lets Go!

Contoh Soal dan Pembahasan

Soal 1

Dari data berikut 1, 2, 2, 2, 3, 3, 5, 6, 6, 7, 7, 8, 9, 9, 10. Tentukanlah nilai D5 dan D8!

Jawab:

Pertama elo harus lihat jenis datanya. Karena soal di atas termasuk data tunggal dan yang dicari adalah desil, maka elo pakai rumus desil data tunggal.

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 129

Desil 5 terletak pada data ke-8

D5 = 6

Selanjutnya kita cari D8

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 130

Karena data tidak dalam bentuk bilangan bulat, maka dilanjut dengan rumus berikut.

Statistika: Rumus Desil dan Rumus Persentil 131

Jadi, nilai D5 dan D8 adalah 6 dan 8,8, guys.

05/04/2022

Rumus Persegi Panjang – Luas, Keliling, dan Contoh Soalnya http://www.blog.bekasirayaputra.co.id/2022/04/rumus-persegi-panjang-luas-keliling-dan.html

Apa Itu Persegi Panjang?

Persegi panjang adalah bangun datar dua dimensi yang memiliki dua pasang rusuk/sisi yang sejajar dan sama panjang, serta memiliki empat sudut berbentuk siku-siku atau 90°. Selain itu, persegi panjang juga memiliki garis diagonal yang sama panjang.

Sifat-sifat Persegi Panjang

Penjelasan sebelumnya, diambil dari sifat-sifat dari persegi panjang. Untuk lebih jelasnya, coba kita perhatikan gambar berikut.

Dari gambar yang sudah kita perhatikan, dapat diketahui bahwa sifat-sifat persegi panjang, yaitu:

1. Punya dua pasang sisi yang sejajar dan sama panjang.

AB dan CD

AC dan BD

2. Punya empat buah sudut yang sama besar.

ΔA = ΔB = ΔC = ΔD = Rumus Persegi Panjang: Luas, Keliling, dan 3 Contoh Soal 9

3. Punya dua garis diagonal sama panjang.

AD = BC

Rumus Persegi Panjang

Dalam persegi panjang, diketahui P adalah panjang dan L adalah lebar.

P = panjang

L = lebar

Rumus luas persegi panjang

Luas = P x L

Jika kita mencari luas persegi panjang, berarti kita mencari luasnya area yang berada di dalam garis berwarna ungu.

Rumus keliling persegi panjang

Keliling = P + L + P + L

Keliling = 2P + 2L

Keliling = 2(P + L)

Jika kita mencari keliling persegi panjang, berarti kita mencari jumlah panjang dari dua garis P dan L.

Contoh Soal Persegi Panjang dan Pembahasan

Contoh Soal Luas Persegi Panjang

Ibu membeli sebuah handphone baru berbentuk persegi panjang. Handphone tersebut memiliki panjang dan lebar, yaitu 10 cm dan 6 cm. Hitunglah luas dari handphone berbentuk persegi panjang tersebut!

Diketahui: P = 10 cm dan L = 6 cm

Ditanya: luas

Jawab:

Luas = P x L

Luas = 10 x 6

Luas = 60

Jadi, luas persegi panjang tersebut adalah 60 cm.

Contoh Soal Keliling Persegi Panjang

Suatu hari, aku pergi ke lapangan futsal untuk bermain. Lapangan futsal itu berbentuk persegi panjang. Lapangan futsal memiliki panjang dan lebar, yaitu 25 m dan 15 m. Hitunglah keliling dari lapangan futsal tersebut!

Diketahui: P = 25 m dan L = 15 m

Ditanya: keliling

Jawab:

Keliling = 2(P + L)

Keliling = 2(25 + 15)

Keliling = 2(40)

Keliling = 80

Jadi, keliling lapangan futsal tersebut adalah 80 m.

Bagaimana jika Sobat Zen menemukan soal untuk mencari luas, tetapi yang diketahui hanya hasil keliling dan salah satu dari panjang atau lebarnya? Apakah bisa dihitung? Jawabannya bisa, Sobat Zenius. Perhatikan contoh soal berikut, ya!

Contoh Soal Luas Persegi Panjang

Diketahui keliling dari suatu persegi panjang adalah 20 cm dan memiliki lebar 4 cm. Hitunglah luas persegi panjang tersebut!

Diketahui: keliling persegi panjang = 20 cm dan lebar 4 cm

Ditanya: luas persegi panjang

Jawab:

Kita harus cari dulu nih berapa nilai panjang dari persegi panjang tersebut.

Kel = 2(P + L)

20 = 2(P + 4)

P = (20 : 2) – 4

P = 10 – 4

P = 6

Kemudian, setelah diketahui panjang dari persegi panjang tersebut adalah 6, kita masukkan nilai tersebut dalam rumus luas.

Luas = P x L

Luas = 6 x 4

Luas = 24

Jadi, luas dari persegi panjang tersebut adalah 24 cm.

05/04/2022

Rumus Persegi Panjang Lengkap Serta Contoh Soal Dan Penyelesaian http://www.blog.bekasirayaputra.co.id/2022/04/rumus-persegi-panjang-lengkap-serta.html

Rumus persegi panjang kerap dikatakan sebagai salah satu rumus yang paling mudah pada matematika. Meski matematika kerap dianggap sebagai salah satu hal yang paling sulit, karena mengandung banyak sekali angka dan juga memerlukan kemampuan berhitung yang baik dan mumpuni. Meski begitu anda tetap bisa mempelajari nya dengan mudah, salah satu caranya adalah dengan mengetahui beberapa rumus untuk menghitung matematika.

Dari banyaknya rumus untuk menghitung suatu soal matematika, yang perlu diketahui adalah prinsip dasar dari hitungannya. Serumit apa pun rumus yang disajikan, cara penyelesaian nya adalah dengan menambah, menggurang, mengali atau membaginya saja. Kembali pada bahasan awal di mana rumus menghitung persegi panjang dianggap paling mudah, berikut adalah beberapa rumus yang bisa anda terapkan.

Rumus Persegi Panjang Mencari Lebar

Persegi panjang memiliki empat sisi, yaitu dua sisi sejajar, empat titik sudut yang setiap sudutnya membentuk sudut siku-siku atau 90 derajat. Selain itu, persegi panjang juga memiliki dua simetri lipat dan dua simetri putar. Menghitung luas atau keliling persegi panjang bisa dibilang cukup mudah, tapi bagaimana jika yang dicari adalah bagian lebar dari persegi panjang tersebut?

Cara menghitung atau mencari bagian lebar dari persegi panjang tidak sulit seperti kelihatannya, nyatanya ada dua cara untuk menghitungnya. Pertama cari tahu terlebih dahulu apa yang sudah diketahui pada soal.

Jika diketahui luas dari persegi panjang

Lebar = Luas : Panjang

Jika diketahui keliling dari persegi panjang

Lebar = Keliling : 2 – Panjang



Bagaimana? cara untuk menentukan atau mencari lebar dari persegi panjang sangat mudah bukan?

Rumus Persegi Panjang Mencari Luas

Salah satu rumus yang paling banyak dicari dan juga paling sering muncul dalam soal matematika dari persegi panjang adalah mencari luasnya. Menghitung luas dari persegi panjang sangatlah mudah. Pertama anda harus mencari tahu terlebih dahulu apa yang sudah diketahui dalam soal, lalu anda bisa mengaplikasikan angka yang sudah diketahui dengan menggunakan rumus berikut ini.

Cara menghitung luas dari persegi panjang

Luas = Panjang x Lebar

Selamat mencoba!

Rumus Persegi Panjang Mencari Panjang

Kebalikan dari yang sudah dijelaskan di atas, kini anda akan mengetahui cara untuk mencari atau menghitung bagian panjang dari persegi panjang. Tidak perlu bingung atau pun merasa ini sulit karena dengan prinsip substitusi, anda bisa mendapatkan rumus untuk mencari panjang dari persegi panjang dengan mudah.

Seperti sebelumnya, cari tahu terlebih dahulu apa yang sudah diketahui dalam soal. Ada dua cara untuk mencari bagian atau sisi panjang dari persegi panjang. Seperti apa caranya?

Jika diketahui luas dari persegi panjang

Panjang = Luas : Lebar

Jika diketahui keliling dari persegi panjang

Panjang = (Keliling : 2) – Lebar

Anda bisa terapkan rumus di atas untuk mencari atau menghitung sisi panjang dari persegi panjang, mudah bukan?

Rumus Persegi Panjang Mencari Keliling

Memiliki bentuk dengan dua sisi sejajar, dua simetri lipat, dua simetri putar, menjadikan bentuk persegi panjang menjadi salah satu yang memiliki rumus keliling yang paling mudah. Anda tidak perlu merasa bingung atau merasa kesulitan untuk mencari rumus menghitung keliling dari persegi panjang. Pertama, anda harus mengetahui apakah dalam soal sudah diketahui panjang, lebar atau pun luasnya.

Menghitung keliling dari persegi panjang tidak selalu dengan mengetahui bagian panjang dan lebarnya saja. Keliling dari persegi panjang tetap bisa dicari atau dihitung dengan mengetahui salah satu dari bagian panjang atau lebarnya, tapi dengan syarat harus diketahui bagian luasnya.

Menghitung keliling jika diketahui panjang dan lebar dari persegi panjang

Keliling = 2 x (Panjang + Lebar)

Menghitung keliling persegi panjang dengan menjumlahkan

Keliling = Panjang + Panjang + Lebar + Lebar

Menghitung persegi panjang dengan mengetahui panjang dan luas

Untuk yang satu ini, anda harus mencari tahu berapa lebarnya terlebih dahulu, gunakan rumus di bawah ini untuk mencari lebar dari persegi panjang.

Lebar = Luas : Panjang

Setelah diketahui lebarnya, anda bisa menggunakan rumus Keliling = 2 x (Panjang + Lebar)

Menghitung persegi panjang jika diketahui lebar dan luas

Berkebalikan dengan kasus di atas, untuk yang satu ini, anda perlu mencari tahu terlebih dahulu bagian panjang dari persegi panjang tersebut. Untuk menghitungnya tidaklah sulit, anda bisa menggunakan ruus berikut ini.

Panjang = Luas : Lebar

Setelah bagian panjang dari persegi panjang tersebut diketahui, gunakan salah satu dari rumus mencari keliling seperti di atas. Bergantung pada lebih mana yang lebih mudah bagi anda, apakah lebih mudah menggunakan,

Keliling = 2 x (Panjang + Lebar)

Atau

Keliling = Panjang + Panjang + Lebar + Lebar

Selamat mencoba!

Rumus Persegi Panjang Mencari Diagonal

Diagonal adalah sebuah garis lurus yang menghubungkan sudut persegi panjang yang satu dengan sudut persegi panjang di seberangnya. Persegi panjang memiliki dua garis diagonal yang memiliki panjang yang sama satu dengan lainnya. Untuk mencari panjang dari garis diagonal pada persegi panjang tidak perlu khawatir, karena ada rumus yang akan memudahkan penghitungan anda.

Anda bisa mencari panjang dari diagonal persegi panjang ini dengan teorema Pythagoras. Mengapa menggunakan rumus itu? Karena garis diagonal pada persegi panjang akan membentuk dua segitiga siku-siku yang masing-masing memiliki sudut 90 derajat.

Seperti ketika akan menghitung bagian luas, keliling, panjang atau lebar dari persegi panjang. Untuk menghitung atau mencari bagian garis diagonal, anda juga harus mengetahui minimal dua sisi atau dua hal dari persegi panjang tersebut, apakah bagian panjang, lebar, luas atau kelilingnya.

Mencari diagonal persegi panjang dengan Theorema Pythagoras

a2 + b2= c2

Mencari diagonal persegi panjang jika yang diketahui adalah panjang dan lebarnya

Diagonal = +

Rumus Persegi Panjang Aljabar

Rumus matematika sangat beragam dan salah satunya adalah rumus aljabar. Aljabar adalah salah satu cabang dari matematika yang mempelajari soal pemecahan masalah. Ciri khas dari cabang ilmu satu ini adalah dengan menggunakan berbagai macam simbol sebagai pengganti variabel dan juga konstanta.

Ilmu aljabar biasanya akan dipelajari dalam bab tersendiri dan untuk praktiknya, ilmu aljabar akan digabungkan dengan beberapa ilmu dalam dalam matematika lainnya. Salah satunya adalah dengan menggabungkan aljabar dengan rumus dalam mencari suatu angka dalam bentuk persegi panjang.

Kombinasi antara aljabar dengan rumus dalam persegi panjang akan menghasilkan bilangan atau persamaan yang terlihat sedikit lebih rumit dari soal persegi panjang biasa. Akan tetapi anda tidak perlu merasa khawatir, karena meskipun disajikan dalam persamaan yang terlihat sulit dan rumit, sebetulnya ini mudah untuk diselesaikan.

Mencari persamaan aljabar dari lebar persegi panjang, jika diketahui persamaan luas dan panjangnya

Lebar dalam persamaan aljabar = Persamaan luas : Persamaan panjang = Hasil pecahan persamaan luas : persamaan panjang

Mencari persamaan aljabar dari keliling persegi panjang, jika diketahui persamaan panjang dan persamaan lebarnya

Keliling dalam persamaan aljabar = 2 x (persamaan lebar) + 2 x (persamaan panjang)

Rumus Persegi Panjang Jajar Genjang

Bentuk bangun datar jajar genjang atau biasa juga disebut dengan jajaran genjang sekilas memang terlihat mirip dengan bentuk bangun datar persegi panjang, namun dengan bentuk yang miring, selain itu yang membedakan keduanya adalah panjang dari diagonal nya. Karena hal ini p**a, rumus untuk jajar genjang juga berbeda dari persegi panjang.

Jajar ganjang terbentuk dari dua pasang rusuk yang sama panjang dan juga sejajar masing-masing dengan pasangannya. Jajar genjang juga memiliki dua pasang sudut yang masing-masing sama besarnya dengan sudut di seberangnya. Akan tetapi, empat buah rusuk pada jajar genjang tidaklah sama panjangnya, karena jika panjangnya sama akan menjadi bangun datar belah ketupat.



Anda bisa mencari luas, keliling dan juga diagonal dari jajar genjang dengan rumus berikut ini. jangan khawatir akan merasa sulit karena rumus berikut akan dijabarkan dengan mudah dan jelas.

Rumus mencari luas jajar genjang

Luas = Alas x Tinggi

Rumus mencari keliling jajar genjang

Untuk mencari keliling dari jajar genjang, ada dua rumus yang bisa digunakan. Anda bisa memilih rumus mana yang dirasa paling mudah dan paling cepat untuk melakukan penghitungan. Ada apa saja rumusnya?

Keliling = AB + BC + CD + AD

Atau anda juga bisa menggunakan rumus yang satu ini.

Keliling = 2 x (AB x BC)

Keduanya bisa digunakan dan akan menunjukkan hasil yang sama, mudah bukan?

Rumus Mencari Diagonal untuk Jajar Genjang

Diagonal dari jajar genjang ada dua, anda bisa mencari dengan menggunakan rumus yang sama namun jangan lupa mengganti salah satu bagian diagonal nya.

Rumus mencari diagonal 1 dari jajar genjang

Diagonal 1 = 2+ 2

Rumus mencari diagonal 2 dari jajar genjang

Diagonal 2 = 2+ 2

Anda bisa mencoba mencari panjang diagonal jajar genjang dengan rumus di atas, dengan persamaan rumus yang sama, mencari diagonal pada jajar genjang menjadi lebih mudah, selain itu rumus nya juga lebih mudah diingat. Anda hanya perlu mengganti angka pada diagonal satu maupun diagonal dua.

Rumus Persegi Panjang Jika Diketahui Keliling

Mencari rumus untuk menghitung persegi panjang dapat dilakukan meski bukan bagian dasar seperti panjang atau lebarnya yang diketahui. Mencari bagian atau bahkan luas dari bangun datar persegi panjang bisa diketahui meski kelilingnya sudah ditemukan lebih dulu. Anda bisa menggunakan angka pada keliling ini untuk menghitung panjang, lebar, luas atau bahkan diagonal.

Beberapa rumus baru bisa ditemukan melalui persamaan ataupun substitusi pada rumus dasar. Dengan begitu, anda dapat menghitung bagian apa yang ingin dicari angkanya. Jika persamaan berbentuk aljabar, maka anda perlu menghitung persamaannya. Seperti apa rumus yang didapatkan ketika keliling dari bangun datar persegi panjang diketahui?

Rumus mencari lebar jika diketahui kelilingnya

Lebar = Keliling : 2 – Panjang

Rumus mencari panjang jika diketahui kelilingnya

Panjang = (Keliling : 2) – Lebar

Di atas adalah beberapa rumus dasar dari persegi panjang dan juga jajar genjang yang bisa anda gunakan dalam sebuah soal untuk menemukan jawabannya. Rumus yang ada bisa di modifikasi atau dipadukan dengan cabang ilmu lain dari matematika untuk menemukan rumus baru.

Address

Bekasi
17113

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Website

http://www.blog.bekasirayaputra.co.id/

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bekasi Raya Putra posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category