26/02/2026
Trp-premiumlift.com
Di tengah sorotan publik soal keputusan impor 105.000 unit pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih, PT Agrinas Pangan Nusantara akhirnya membuka satu per satu proses yang mereka lalui sebelum menjatuhkan pilihan ke luar negeri. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan bahwa pihaknya tidak serta-merta mengabaikan merek yang sudah memproduksi secara lokal. Justru, hampir semua pemain besar sudah diundang, duduk bersama, bernegosiasi, hingga dibuatkan berita acara resmi.
Joao bahkan menunjukkan dokumen dan foto-foto pertemuan sebagai bukti bahwa proses berjalan sesuai prosedur.
Nah, bisa dilihat ya. Ini adalah Isuzu yang berita acara ini, dan sesuai dengan prosedur, kami melakukan prosedural pengadaan sesuai dengan standar pengadaan, yaitu mulai dari klarifikasi, kualifikasi, negosiasi, dan setelah di ujung ya harus ada kesepakatan gitu,” kata Joao, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026). Salah satu yang diundang adalah lini Isuzu yang berada di bawah naungan Astra International. Dalam prosesnya, Isuzu hanya menyanggupi pasokan 900 unit. Angka itu jauh dari kebutuhan.
Joao menjelaskan, keterbatasan tersebut terjadi karena suplai karoseri lokal sudah penuh dipesan merek lain. “Sampai di titik ini, kesepakatan yang disepakati antara Agrinas dengan Isuzu adalah mereka mampu menyuplai 900 unit,” katanya. Grup Astra juga beberapa kali kembali hadir dengan penawaran berbeda. Mulai dari Isuzu D-Max, lalu Toyota Hilux, hingga Hilux Rangga. Untuk Hilux, yang diproduksi oleh Toyota, tersedia opsi 4x4 dan 4x2. Namun harga dan kapasitas produksi menjadi ganjalan.
“Harga yang mereka tawarkan tidak kami sepakati karena ujungnya adalah terkait harga. Terkait harga dan kemampuan produksi mereka hanya 800 unit per dari April sampai dengan Mei 2026,” ucap Joao. Untuk Hilux Rangga, kemampuan produksi disebut hanya 400 unit per bulan, sementara harga 4x2 yang ditawarkan sekitar 25 persen lebih mahal dibanding kompetitor yang akhirnya dikontrak.
Baca selengkapnya di Kompas.com.!
Penulis: Dio Dananjaya
Editor: Azwar Ferdian
--