07/08/2026
Berdoa bukan sekadar meminta agar semua keinginan segera menjadi nyata. Berdoa adalah pengakuan bahwa kita lemah, sementara Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
Doa adalah bentuk berserah diri, berharap, dan percaya. Ketika tangan terangkat, sebenarnya hati sedang berkata: “Ya Allah, aku tidak mampu tanpa pertolongan-Mu.”
Allah berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”
— QS. Ghafir: 60
Allah pasti menjawab setiap doa. Namun jawaban-Nya tidak selalu datang dalam bentuk dan waktu yang kita inginkan. Bisa jadi Allah langsung memberikannya, menundanya hingga waktu terbaik, menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik, atau menjauhkan kita dari keburukan.
Tugas kita adalah terus berdoa, berikhtiar, dan berbaik sangka kepada Allah. Sebab tidak ada doa yang sia-sia dan tidak ada air mata yang luput dari perhatian-Nya.
“Sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.”
— QS. Al-Baqarah: 186
Berdoalah dengan sungguh-sungguh. Allah mendengar, Allah mengetahui, dan Allah selalu memberikan yang terbaik.