31/05/2019
Dalam pemasangan paving block yang baik, bukan hanya bertujuan untuk estetika saja, namun untuk membuat paving block saling terkunci dengan kuat.
Dan berikut beberapa pola pemasangan paving block dengan bentuk segi empat yang banyak digunakan:
1. Motif Paving Block Susun bata (Strecher)
Sama seperti namanya, pola susun bata mirip ketika sedang memasang batu bata pada dinding sebuah bangunan. Dari segi pemasangan, pola susun bata tergolong pola yang sangat sederhana dan mudah untuk digunakan, namun kelemahan dari pola ini adalah kekuatan penguncian antar paving block yang memiliki kekuatan pengunci yang rendah.
Pola batu bata memang tidak bisa terlalu banyak menerima beban berat dari lalu lintas kendaraan.
2. Motif Paving Block Anyaman Tikar ( Basket weave)
Pada pola ini, paving block dibuat dengan cara disusun secara selang seling dua buah arah vertikal dan dua buah arah horizontal pada setiap barisnya.
Pola Anyaman tikar memiliki kekuatan pengunci tingkat sedang. Pola ini biasanya digunakan pada trotoar, taman, tempat parkir, dan garasi.
3. Motif Pemasangan Paving Block Tulang ikan (Herring bone)
Pemasangan dengan menggunakan Pola Tulang ikan dibagi menjadi dua jenis, yaitu pola tulang ikan 90° dan pola tulang ikan 45°.
Untuk Pola tulang ikan 90°, paving block yang digunakan disusun saling tegak lurus membentuk sudut 90°. Sedangkan untuk pola tulang ikan 45°, Paving block disusun dengan arah diagonal membentuk sudut 45°.
Karena pola tulang ikan memiliki daya penguncian paling baik dan kuat diantara pola lainnya, maka pola pemasangan paving block jenis ini banyak dipilih oleh para perancang paving block.
Sehingga sangat baik untuk diaplikasikan dimanapun seperti taman, trotoar, tempat parkir, jalan lingkungan, bahkan terminal bus.