Danzef Olshop

Danzef Olshop Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Danzef Olshop, Tangerang.

*RAHASIA KEHIDUPAN*        " The Secret "~ Saat kita memberi » kita akan menerima.~ Saat kita menolong org lain » pada s...
21/10/2017

*RAHASIA KEHIDUPAN*

" The Secret "

~ Saat kita memberi » kita akan menerima.

~ Saat kita menolong org lain » pada saat yang sama kita sedang menolong diri sendiri.

~ Apa yg kita lakukan untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan untuk diri kita sendiri.

• Inilah rahasia kehidupan yang tersembunyi bagi banyak orang.

» Bukan karena mereka tidak melihat kebenaran ini, tapi karena mereka tidak mempercayainya.

Karena itu banyak orang lebih berbahagia menerima daripada memberi, lebih s**a ditolong daripada menolong. Hidup hanya berpusat kepada diri sendiri.

Sebuah ilustrasi menarik
Seorang buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari.

Tangan kanannya memegang tongkat sementara tangan kirinya membawa lampu🕯

Pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan melihatnya.

Supaya tidak penasaran,
pria itu bertanya, "Mengapa anda berjalan membawa lampu?"

Orang buta itu menjawab,
"Sebagai penerangan."

Dengan heran pria iτu bertanya lagi, "Tapi.. bukankah anda buta & tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?"

Orang buta itu tersenyum sambil menjawab;
"Meski saya tidak bisa melihat, orang lain bisa melihatnya."

Selain membuat jalanan menjadi terang, hal ini juga menghindarkan orang lain untuk tidak menabrak saya."

» Disaat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri.

Kita diingatkan untuk tidak jemu2 berbuat baik.

Ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh berkah, berkelimpahan & bahagia.

*"APA YANG KITA LAKUKAN UTK ORANG LAIN, SUATU SAAT PASTI AKAN KEMBALI"*
*Mari kita jadikan setiap niat dan langkah kita utk kebaikan sebagai jalan perbaikan diri menuju yang lebih baik, agar kelak akhir hidup kita baik dan berjumpa dengan yg Maha baik dalam kondisi yang terbaik.*

Semangat Pagi dan Selamat beraktifitas..😊🙏🇮🇩sukes selalu utk kita semua...
_*Copas...*_

Menjadi wanita yang kuat & cerdas itu bukan pilihan tapi kewajiban.Pernahkah kita memperhatikan wanita single parent ?Sa...
13/10/2017

Menjadi wanita yang kuat & cerdas itu bukan pilihan tapi kewajiban.

Pernahkah kita memperhatikan wanita single parent ?
Saya salut kepada mereka.
Begitu kuatnya mereka menjalani hari-harinya, mengurus rumah, mengurus anak², pekerjaannya double sebagai IRT & pencari nafkah. Pekerjaan itu saja sudah menguras tenaga & pikiran, belum lagi harus menghadapi omongan² miring tentang dia, karena ada saja yang s**a "usil" dengan kehidupan orang lain.
Dalam kepedihan hati, mereka tersenyum dan tetap sabar membesarkan anak²nya. Masya Allah wa tabarokalloh.

Lalu pernahkah kita memperhatikan ibu yg dikaruniai anak mempunyai "kekurangan" ?
Selain sebagai IRT diapun harus menjadi motivator buat anaknya.

Kita bisa mengambil pelajaran dari ibu² itu, ternyata selain sebagai IRT, seorang ibu harus bisa menjadi motivator buat anak²nya dan yg petama sekali yang harus dilakukan adalah menjadi motivator bagi dirinya sendiri.

suami yang sukses ada istri yg mensupportnya #
anak² yang pintar & kuat, pasti ada ibu yg selalu memotivasinya #

#

Banyak yg IQnya bagus tapi EQnya payah. Ada juga yg IQnya sedang tapi sukses. S**a lihat orang pintar tapi arogan ? "Ora...
28/08/2017

Banyak yg IQnya bagus tapi EQnya payah. Ada juga yg IQnya sedang tapi sukses.

S**a lihat orang pintar tapi arogan ?

"Orang itu kuliah dpt cm loude tapi koq gitu ya, orangnya ngga enakeun."

Apa itu IQ dan apa EQ ?

Daniel Goleman, seorang profesor dari Universitas Harvard menjelaskan bahwa ada ukuran/patokan lain yang menentukan tingkat kesuksesan seseorang.

Dalam bukunya yang terkenal, Emotional Intelligence, membuktikan bahwa tingkat emosional manusia lebih mampu memperlihatkan kesuksesan seseorang. Intelligence Quotient (IQ) tidak dapat berkembang. Jika seseorang terlahir dengan kondisi IQ sedang, maka IQ-nya tidak pernah bisa bertambah maupun berkurang.

Tetapi, Emotional Quotient atau Kecerdasan Emosional (EQ) dapat dikembangkan seumur hidup dengan belajar dan tumbuh seiring pertumbuhan seseorang sejak lahir hingga meninggal dunia. Pertumbuhan EQ dipengaruhi oleh lingkungan, keluarga, dan contoh-contoh yang didapat seseorang sejak lahir dari orang tuanya.

EQ menyangkut banyak aspek penting, yang agaknya semakin sulit didapatkan pada manusia modern, yaitu; Empati atau memahami orang lain secara mendalam, mengungkapkan dan memahami perasaan, mengendalikan amarah, kemandirian, kemampuan menyesuaikan diri, dis**ai, kemampuan memecahkan masalah antar pribadi, ketekunan, kesetiakawanan, keramahan dan sikap hormat.
Orangtua adalah seseorang yang pertama kali dan memiliki peran penting dalam perkembangan EQ seorang anak.(catat :) )

Jadi bagi yang IQnya sedang bagusin EQnya, yang IQnya tinggi imbangi dengan EQ yang bagus, lalu keduanya itu lengkapi dengan SQ. Mantaaaap deh :)

*KOPI & GULACopas*Ayah :* Tolong buatkan kopi dua gelas untuk kita berdua nak, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, ba...
20/08/2017

*KOPI & GULA
Copas

*Ayah :* Tolong buatkan kopi dua gelas untuk kita berdua nak, tapi gulanya jangan engkau tuang dulu, bawa saja ke mari beserta wadahnya.

*Anak :* Baik, ayah

Tidak berapa lama, anaknya sudah membawa dua gelas kopi yang masih hangat dan gula di dalam wadahnya beserta sendok kecil.

*Ayah :* Cobalah kamu rasakan kopimu nak , bagaimana rasa kopimu?

*Anak :* rasanya sangat pahit sekali ayah

*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula, aduklah, bagaimana rasanya?

*Anak :* Rasa pahitnya sudah mulai berkurang, ayah

*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Anak :* Rasa pahitnya sudah berkurang banyak, ayah

*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Anak :* Rasa manis mulai terasa tapi rasa pahit juga masih sedikit terasa, ayah

*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Anak :* Rasa pahit kopi sudah tidak terasa, yang ada rasa manis, ayah

*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Anak :* sangat manis sekali, ayah.

*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Anak :* Terlalu manis. Malah tidak enak, ayah

*Ayah :* Tuangkanlah sesendok gula lagi, aduklah, bagaimana rasanya?

*Anak :* rasa kopinya jadi tidak enak, lebih enak saat ada rasa pahit kopi dan manis gulanya sama-sama terasa, ayah.

*Ayah :* Ketahuilah nak.. pelajaran yg dapat kita ambil dari contoh ini adalah.. jika rasa pahit kopi ibarat kemiskinan hidup kita, dan rasa manis gula ibarat kekayaan harta, lalu menurutmu kenikmatan hidup itu sebaiknya seperti apa nak?

Sejenak sang anak termenung, lalu menjawab.

*Anak :* Ya ayah, sekarang saya mulai mengerti, bahwa kenikmatan hidup dapat kita rasakan, jika kita dapat merasakan hidup secukupnya, tidak melampaui batas. Terimakasih atas pelajaran ini, ayah

*Ayah :* Ayo anakku, kopi yg sudah kamu beri gula tadi, campurkan dengan kopi yang belum kamu beri gula, aduklah, lalu tuangkan dalam kedua gelas ini, lalu kita nikmati segelas kopi ini.

Sang anak lalu mengerjakan perintah ayahnya

*Ayah :* Bagaimana rasanya?

*Anak :* rasanya nikmat, ayah.

*Ayah :* Begitu p**a jika engkau memiliki kelebihan harta, akan terasa nikmat bila engkau mau membaginya dengan orang-orang yang kekurangan di sekitarmu.

*Anak :* Terima kasih atas pelajaran yang ayah berikan *

Untuk para wanita,Ketika sudah menikah dan punya anak, peran kita sebagai istri dan ibu, bukan hanya jadi pelayan atau p...
18/07/2017

Untuk para wanita,
Ketika sudah menikah dan punya anak, peran kita sebagai istri dan ibu, bukan hanya jadi pelayan atau pembantu.

****

Saya mengenal seorang perempuan yang di mata saya, dia adalah ibu dan istri yang luar biasa baik. Pagi jam 03.00, dia sudah bangun untuk sholat tahajud dan tilawah Qur’an. Setelahnya mulai sibuk dengan cucian dan urusan dapur. Saat suami dan anak-anaknya bangun, makanan sudah siap di meja makan lengkap dengan bekal yang mereka bawa ke sekolah atau tempat kerja.

Rumahnya bersih, rapi jali. Kegiatan pengajian, sosial kemasyarakatan tak membuatnya abai urusan rumah tangga. Kebutuhan suami dan anak-anaknya tak pernah sedikitpun terlalaikan. Saya melihatnya sebagai ibu dan istri yang sempurna.

Tapi, sayangnya, kehidupannya sungguh sengsara justru setelah anak-anaknya dewasa. Ada yang menghamili anak orang dan berbuntut panjang. Keluarga dari anak yang dihamili ternyata justru memeras dan tak henti-hentinya menteror keluarga itu dengan berbagai cara.

Ada lagi anaknya yang sudah menikah dan tinggal serumah, tapi perilku anak dan menantunya itu sungguh tak tahu diuntung. Kesannya menjadikan ibunya itu sebagai pembantu. Dari mulai urusan makan sampai cuci pakaian, anak dan menantunya itu sama sekali tak mau mengurusnya sendiri.

Dan anak yang lain, yang sebenarnya paling ‘mendingan’ dibanding saudara-saudaranya itu, kuliahnya berantakan tanpa alasan yang jelas. Terakhir akhirnya menikah, namun hanya seumur jagung.

Kasus serupa juga menimpa seorang ibu yang lain, yang juga saya kenal baik. Anaknya ada yang gemar bersandiwara sehingga menimbulkan berbagai persoalan berat bahkan sampai memutuskan persaudaraan. Sementara anak lainnya tersangkut narkoba setelah putus sekolah karena bermasalah dengan teman sekolahnya.

Sungguh, saat itu saya sama sekali tak mengerti mengapa, seorang ibu yang baik dan bahkan sempurna harus diuji dengan anak-anak yang membuatnya sengsara dan terus-menerus menimbulkan masalah?

Setelah saya renungkan, dan setelah membaca berbagai pengetahuan parenting, akhirnya saya paham. Saya menemukan benang merahnya. Ya, kedua ibu yang sempurna itu sejak anak-anaknya kecil hingga dewasa hanya bersifat melayani, bukan mendidik.

Jadi semua keperluan anak-anaknya dicukupi tanpa membiarkan anak itu berusaha untuk memenuhi kebutuhannya sendiri semampunya. Saya masih ingat saat sempat tinggal beberapa waktu di rumah ibu itu. Hingga anak sekolah di SMA, sang ibu masih saja menyiapkan keperluan sekolah anaknya, mengambilkan makannya dan bahkan kadang menyuapinya. Sifat melayani dan memposisikan diri sebagai helper di setiap saat setiap waktu, bahkan kadang mengambil alih pekerjaan anak-anak karena dianggap lama dan kurang rapi, ternyata sangat berbahaya.

Anak-anak tak pernah belajar mandiri sama sekali. Semua dilakukan oleh ibunya. Sang ibu tak memberikan kesempatan anak mencoba, berlatih, meskipun kadang harus jatuh, sakit, terluka, sempat putus asa, marah dan sebagainya. Namun proses belajar dari kesulitan artifisial yang diberikan orang tua itulah yang sebenarnya jadi bekal mereka di kehidupan nanti. Sungguh, ketika kasih sayang yang direpresentasikan menjadi memanjakan, hanya akan menjadikan anak cacat sosial, gagap dalam kehidupan dan pada akhirnya menjadi benalu abadi bagi kedua orang tuanya.

Dan satu lagi kesamaan dari kedua ibu itu. Mereka sama-sama memiliki suami yang abai dengan anak-anaknya. Seorang ayah yang merasa sudah menunaikan kewajiban hanya dengan mencari nafkah saja. Dan menyerahkan semua urusan pendidikan ke ibu, tanpa mau campur tangan kecuali saat harus memarahi.

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kedua kasus ini.

Copas dr : Estining 'Engky' Pamungkas

TERIAK MARAH KE ANAK?REFRAMING DULU YUK..By : Amalia SintaDulu saya seringkali melarang, terlalu mengkhawatirkan, gak pe...
13/04/2017

TERIAK MARAH KE ANAK?
REFRAMING DULU YUK..

By : Amalia Sinta
Dulu saya seringkali melarang, terlalu mengkhawatirkan, gak percaya dan meragukan kemampuan anak dalam berbagai hal sehari-hari.

Maka kini saya menyingkirkan ketakutan saya sendiri dan lebih memfasilitasi anak dalam bereksplorasi.

Salah satu cara saya supaya bisa mengawal fitrah anak dalam pengasuhan, adalah dengan melakukan REFRAMING.

Dalam psikologi, Reframing berarti mengubah sudut pandang.

Selama ini kita telah mempunyai sudut pandang yang disebut Frame.

Namun seringkali Frame kita itu menghambat diri kita sendiri, dalam konteks ini tentang pengasuhan.

Maka perlu untuk dilakukan Reframing untuk menge-set ulang cara pandang orangtua terhadap tingkah laku anaknya.

Ini beberapa contoh Frame dan Reframing yang telah saya terapkan.

Membantu sekali untuk mengurangi emosi dan menambah kesabaran.

Btw kalo ada online shop yang jualan stok sabar, kasih tau yey..

Mau saya borong 😁

Nah dengan reframing ini, kita pun jadi bisa memahami pemikiran anak dan memberikan kesempatan baginya untuk mengembangkan daya pikir, logika, dan motorik kasarnya.

Keterangan :
X : frame
√ : reframing

♧♧♧

Masalah : Anak membantah, ngeyel, ga nurut.

X : iih ni anak ga sopan, berani melawan orang tua.

√ : Oh anakku udah bisa berpendapat sendiri. Bagus untuk mengembangkan kemampuan mengemukakan isi pikirannya.

PR Orangtuanya :

Turunkan ego kita. Anak punya pendapat atau cara yang beda, boleh donk..
Bukan berarti dia anak durhaka kan?

Ajari anak cara menyampaikan dengan baik, dengan kalimat biasa, bukan dengan teriak.

Maka emaknya pun diusahakan banget jangan teriak *ngomong ama kaca 😂

♧♧♧

Masalah : Kakak gangguin adik sampai nangis.

X : Nakal banget sih si kakak.

√ : Kakak butuh perhatian, berarti emaknya kebanyakan megang si adek (atau hape?) wkwkwk..

PR Orangtuanya :

Kakak jangan dianggurin. Luangin waktu berdua buat bacain buku, temani susun lego, masak bersama, berkebun berdua, ato apalah-apalah.

Pokoknya judulnya berduaan. Quality time yang gak diganggu si adek kecilnya. Bisa saat adeknya tidur atau saat akhir pekan adeknya dipegang papanya.

Bonding antara ibu dan kakak yang diperbaiki akan membuat hubungan kakak dengan adiknya membaik juga.

Ga percaya? Just try it! 😉

♧♧♧

Masalah : Anakku rewel kalo diajak arisan.

X : Bikin malu ajah, repot ga bisa diajak pergi.

√ : Anakku pasti udah capek, gerah, laper atau pengen tidur.

Ya kali ada anak demen lama-lama di arisan emak-emak..

Ga ada, Mak..

Taroh di playground, baru deh betah dia nya..

PR Orangtuanya :

Bawa mainan, buku, cemilan bahkan makanan besar saat ajak anak ke arisan atau ke tempat kumpul orang dewasa.

Batasi waktunya, daya tahan anak beda dengan kita. Perhatikan gerak-geriknya. Kalo dah bosan, lebih baik izin p**ang lebih awal daripada anak jadi rewel dan lanjut nangis kejer.

Bakal heboh bener kan kalo ampe tantrum, huhu..

♧♧♧

Masalah : Anakku lari-lari terus, segala apaan dipanjat, pegangin semua barang.

X : Bahaya, bikin capek dan repot ajah. Jangan dibolehin deh.

√ : Anakku aktif, sehat, motorik kasarnya lagi berkembang dan penasaran akan semua hal, berarti rasa ingin taunya tinggi.

PR Orangtuanya :

Menjaga di sisi anak ketika memanjat, alasi lantai bawah dengan karpet, kasur lipat atau bantal.

Jauhkan barang berbahaya seperti pisau, kompor, lilin yang menyala. Pastiin ajah barang yang terjangkau anak tu bersih ya Mak hehe..

Puaskan rasa ingin taunya yang berarti memaksimalkan proses sinapsis otaknya bersambungan dengan baik.

Katanya kepengen punya anak pinter kan, Mak? 😃

♧♧♧

Anakku hobi ngacak-acak, tisu, baju, bedak, semua yang rapi, sukses dia diberantakin.

X : Anakku tukang bikin kacau.

√ : Balita sedang belajar banyak hal dalam kegiatan "mengacak-acak" itu.

Penting ni Mak :

Studi tim peneliti dari University of Iowa : anak yang cenderung 'berantakan' atau s**a mengacak-acak saat bermain, bisa belajar lebih baik.

Studi ini sudah diterbitkan dalam jurnal Developmental Science. Dalam laporannya, penulis mengatakan informasi yang diperoleh melalui eksplorasi aktif terkadang penting untuk mengetahui sesuatu.

Balita akan bisa mempelajari kosakata dan mengingat nama benda di awal perkembangannya. Sehingga kemampuan kognitifnya bisa berkembang dengan baik saat dewasa, dikutip dari detik.com

PR orangtuanya :

Siapin tenaga ekstra buat membereskan haha..

Ajak anak terlibat untuk membereskan setelah puas eksplorasi.

Jadi, kudunya seneng ya Mak kalo punya balita ang doyan acak-acak?

Calon anak pinter ituuw.. 😍

♧♧♧

Tentu perlu latihan untuk menguasai Reframing ini. Terus menerus mencoba mencari sisi positif dari suatu kejadian.

Lama-lama bisa dan terbiasa kok Mak..

Layak dicoba terus, karena bisa memperpanjang sabar.

Itu kan yang paling kita butuhkan sebagai emaknya anak-anak? 😄😄

Sudut pandang kita akan menentukan reaksi yang timbul.

Jika sudut pandangnya positif, kita akan lebih bisa mengontrol diri dan merespon anak dengan lebih baik.

Setelah Reframing, yang perlu kita kuasai adalah teknik komunikasi dengan anak.

Stay tune yaa hihi..

Copas📜Renungan📜*"Keberuntungan"* kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. Ka...
08/03/2017

Copas

📜Renungan📜

*"Keberuntungan"* kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal.
Karena itulah takdir mereka.

√ Boleh jadi *Keterlambatanmu* dari suatu perjalanan adalah *Keselamatanmu*

√ Boleh jadi *Tertundanya pernikahanmu* adalah suatu *Keberkahan*

√ Boleh jadi *Dipecatnya* engkau dari pekerjaan adalah suatu *Maslahat*

√ Boleh jadi sampai sekarang engkau *Belum dikarunia anak* itu adalah *Kebaikan dlm hidupmu*.

√ Boleh jadi engkau *Membenci sesuatu* tapi ternyata itu *Baik untukmu*, karena *ALLAH Maha Mengetahui* Sedangkan engkau Tidak mengetahui.

👉Sebab itu, *Jangan engkau merasa gundah* terhadap segala sesuatu yg terjadi padamu, karena *Semuanya sudah atas izin ALLAH*

✋Jangan *Banyak mengeluh* karena hanya akan *Menambah kegelisahan*.

🔹 *Perbanyaklah Alhamdulillah,* itu yg akan *Mendatangkan kebahagiaan.*
*Terus ucap Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah*, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkan Subhanallah *selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dgn satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-2 medis yg menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera.*

🙏 *Alhamdulillah,* *Alhamdulillah,* *Alhamdulillah,* 👍 ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

✋ *Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yg menghantuimu.*

✋ *Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yg membuatmu gelisah.*

👓 *Namun lihatlah ke atas karena di sana ada ALLAH yg membuatmu bahagia.*

❎ Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, *Singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian.* Tapi kawanan domba selalu bergerombol.

🙌 *Jari-2 juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yg paling jauh diantara keempat itu.*

🔍 Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-2 itu *Tidak akan bisa berfungsi dgn baik tanpa adanya jempol yg sendiri*, yg jauh dari mereka.

✅ Karena itu, sebenarnya yg diperhitungkan *Bukanlah jumlah teman yg ada di sekelilingmu* akan tetapi banyaknya *Cinta dan Manfaat* yg ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

🔖 Menyibukkan diri dlm pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah;
yaitu ~> *Kebosanan, Kehinaan, dan Kemiskinan.*

👤 Aku (kita) tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku/kita menyadari bahwa *Rumus kegagalan adalah sikap "Asal semua orang senang."*

👫 *Teman itu seperti anak tangga*, boleh jadi ia *Membawamu ke atas* atau ternyata sebaliknya *Membawamu ke bawah*, maka *Hati-hatilah anak tangga mana yg sedang engkau lalui.*

🎀 Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yg tidak bermanfaat sama sekali.

🎁 *Berlapang dadalah*, *Maafkanlah*, dan *Serahkan urusan manusia kpd ALLAH*, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya *Akan berp**ang/kembali kpd-NYA.*

✋ *Jangan tinggalkan sholatmu sekali pun*. Karena di sana, *Jutaan manusia yg berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kpd ALLAH walau sekali sujud.*

✋ *Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.*

✋ *Jangan bersandar kpd manusia karena ia akan pergi*.

☝ *Tapi bersandarlah kpd ALLAH karena DIAlah yg menentukan segala sesuatu.*

👐 *Subhanallah wa bihamdihi subhanallaahil azhiim.*

Wallahu a'lam...
Semoga bermanfaat...

Barakallahu Fiikum.

Ada kalanya kita merasa sesak dengan berbagai keadaan yg kita alami yang seolah² tiada berakhir,sambung menyambung dan s...
06/03/2017

Ada kalanya kita merasa sesak dengan berbagai keadaan yg kita alami yang seolah² tiada berakhir,sambung menyambung dan semakin menanjak tingkat kesulitannya.

Pertama yang harus kita lakukan adalah intospeksi diri, perbanyak istighfar.
Kedua, jalani semuanya pasti berakhir sambil terus mencari solusi.
Ketiga yakin bahwa, Allah SWT berfirman:

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,"
(QS. Al-Insyirah: Ayat 5)

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."
(QS. Al-Insyirah: Ayat 6)

Keempat tawakkal
Kelima cari & ambil hikmahnya sebagai pembelajaran untuk menempa diri menjadi lebih dewasa, dewasa dalam bersikap & berucap.

#

14/02/2017

MANJAKAN ANAK

Cara menghancurkan anak paling mudah adalah dengan memanjakannya | memudahkannya dalam semua hal, menyediakan baginya semuanya

mungkin orangtua berpikir "dulu aku boleh susah, anakku jangan sampai sama" | jarang orangtua memahami, proses itu yang utama, bukan hasil

padahal susah itu yang membentuk seseorang, yang membuatnya tahan | sementara kemudahan yang datang sebelum waktunya itu merusak

apalagi kemudahan yang datang tanpa proses yang benar | akan jadi alasan, untuk tidak berjuang, untuk tidak berpayah dalam sesuatu

dan anak-anak kita berubah, jadi manusia yang tak kenal nikmat sejati | yaitu bahagia yang didapat setelah bersusah payah, melebihi batas

dan orangtua sering lupa, bahwa kesulitanlah yang membentuk mereka | bukan dimanja senantiasa, bukan dituruti segala maunya

ajarkan anak-anak kita untuk terbiasa dengan kehidupan | bimbing mereka menjalani prosesnya bukan hasilnya

bahwa tak semua yang mereka inginkan bisa mereka dapatkan | bahwa tak semua kondisi ideal, mereka harus terbiasa dengan itu

agar mereka mampu berkarya dalam keterbatasan | bersabar saat penantian dan bersyukur saat memiliki

yang terpenting, agar mereka memahami dunia ini bukan tujuan | tapi merekalah yang harus kendalikan dunia agar jadi bekal akhirat

Felix Siauw

Address

Tangerang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Danzef Olshop posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share